Berita

Beranda / Berita

KKN-MBKM Faperta ULM Bagikan 430 Bibit Cabai Dukung Ketahanan Pangan Desa Baringin A


08 September 2025 Dinas Komunikasi dan Informatika Berita

Image

TAPIN, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dari Kelompok 7 Ilmu Tanah dan Kelompok 4 Agronomi melaksanakan program kerja bertajuk “Pembagian Bibit Cabai kepada Masyarakat dalam Mendukung SDGs Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan.” Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian pangan warga Desa Baringin A, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, melalui pembagian 430 bibit cabai.

Kegiatan KKN-MBKM ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga September 2025. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya berfokus pada pembagian bibit cabai, tetapi juga mengembangkan sejumlah program pendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan berkelanjutan.

Program ini merupakan wujud nyata dukungan mahasiswa terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin “Mengakhiri Kelaparan, Mencapai Ketahanan Pangan, dan Meningkatkan Gizi” serta “Mencapai Kesejahteraan.” Bibit cabai dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan perawatannya relatif mudah, sehingga cocok untuk dibudidayakan di pekarangan rumah.

Camat Candi Laras Selatan Zaul Rahman sangat menyambut baik adanya KKN di Desa Baringin A dimana hal tersebut sangat membantu pemerintahan Desa dan warga desa.

"Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Kampus ULM dan para mahasiswa yg telah menunjuk desa baringin A kecamatan CLS sebagai lokus kegiatan," ungkap Zaul Rahman, Rabu (03/09).

Perwakilan mahasiswa KKN, Muhammad Rakha Priyambada berharap pembagian bibit cabai ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mulai menanam sendiri. Selain dapat menghemat pengeluaran rumah tangga, hasil panennya juga bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga.

Sementara itu, Ketua Kelompok 4 Agronomi KKN-MBKM, Mikhael Wesley Rambe, menambahkan, “Bibit cabai ini kami bagikan agar warga Desa Baringin A mampu menghasilkan panen cabai sendiri dan secara mandiri memenuhi kebutuhan dapur mereka. Harapannya, bibit ini dapat tumbuh subur serta memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.”

Selain pembagian bibit cabai, mahasiswa juga membangun taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di lingkungan desa. Taman ini ditanami berbagai tanaman herbal, seperti jahe, kunyit, serai, dan lengkuas yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga. Kehadiran taman TOGA diharapkan menjadi contoh nyata pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara alami.

Mahasiswa KKN juga menyelenggarakan penyuluhan pembuatan pupuk organik cair (POC) dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, seperti sisa sayuran, air cucian beras, serta tambahan bahan lokal berupa kayu apu. Melalui penyuluhan ini, masyarakat dibimbing untuk mengolah limbah menjadi pupuk yang ramah lingkungan, murah, dan efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah serta produktivitas tanaman.

Anggota kelompok yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Muhammad Rakha Priyambada, Zahratun Nisa, Syifa Alifa Robbana, dan Bintang Waldin Noor dari Kelompok 7 Ilmu Tanah, serta Mikhael Wesley Rambe, Teo Anopta Ginting, Niko Pebriano, Novita Anggraini, dan Arini Rahmah dari Kelompok 4 Agronomi.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, program serupa dapat terus dilaksanakan serta menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan di Indonesia.

Loading...